BERITA
  • 14 November 2022
  • 0 Komentar
  • 28 Kali Dilihat
Pemkab Pringsewu Menyelenggarakan Bimtek / Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko

PRINGSEWU - Sejalan dengan arah kebijakan nasional, bahwa peningkatan inovasi dan kualitas penanaman modal merupakan modal utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan dan mensejahterakan secara adil dan merata. Dengan memperhatikan hal tersebut, maka BKPM menetapkan 2 (dua) arah kebijakan, yaitu: pertama adalah peningkatan inovasi untuk pencapaian target penanaman modal, dan kedua adalah peningkatan penanaman modal yang berkualitas dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Selanjutnya salah satu kebijakan tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan pencapaian target realisasi penanaman modal dalam kerangka pencapaian pertumbuhan ekonomi agar meningkat setiap tahunnya. Upaya tersebut perlu dilakukan secara inovatif, baik pada tataran perencanaan, peningkatan iklim, kerjasama, dan promosi.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Masykur, M.M., dengan didampingi oleh Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ihsan Hendrawan, S.H., dan narasumber yang juga Sekretaris Dinas Koperindag Sulistiyo Ningsih, S.E., M.M., saat menyampaikan sambutan tertulis Pj. Bupati Pringsewu dalam acara Bimbingan Teknis /Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko, yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 14 s.d.15 November 2022 di Ruang Pertemuan Hotel Regency Pringsewu, Kecamatan Gadingrejo, Senin (14/11/2022).

Kemudian ia mengatakan, Selain tetap melanjutkan upaya yang masih relevan untuk dilakukan, BKPM juga akan melakukan penguatan fungsi penanaman modal pada satuan kerja perangkat daerah melalui penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Non fisik. Kebijakan Non Fisik ini dimaknai sebagai langkah strategi pemerintah dalam menyinkronkan pelaksanaan/program yang menjadi prioritas nasional dengan program/kegiatan yang merupakan prioritas daerah. DAK Non fisik ini diharapkan dapat mendukung prioritas nasional dalam hal perbaikan kemudahan berusaha yang berawal dari tersebarnya regulasi dan kebijakan pemerintah dibidang penanaman modal.

Penjabat Bupati Pringsewu melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelaku usaha baik perorangan maupun non perorangan di Kabupaten Pringsewu. "Atas kerja sama dan kepeduliannya serta dukungannya dalam membantu menggerakkan ekonomi dan pembangunan di Bumi Jejama Secancanan. Semoga melalui kegiatan Bimtek ini akan menambah wawasan dan cakrawala kedepan para pelaku usaha di Kabupaten Pringsewu dalam mengurus perizinan berusaha yang tepat dan cepat", pungkasnya. (Diskominfo Pringsewu)